Kereta hidrogen pertama Indonesia, pertama didunia

8 01 2010

Wush…. Keren!!!! Kereta super cepat pertama akan dibangun di Indonesia. Kereta yang kecepatan 400 Km/jam ini, akan dibangun dengan rute Cirebon-Bandung –Jakarta sepanjang 357 Km. Megaproyek ini bernilai 30 trilyun (Wuih…kalo dibeliin krupuk, bisa dapet berapa truk ya???).

Rencananya proyek ini akan memasuki fase studi kelayakan pada 11 Januari nanti dan memakan waktu 90 hari. Targetnya megaproyek ini akan selesai dalam waktu 2 tahun.

Berbeda dengan kereta peluru TGV (Train a Grande Vitesse) Prancis dan Shinkansen Jepang yang bertenaga listrik, kereta baru ini nantinya bertenaga hidrogen. Dari situs resmi Interstate Traveller, perusahaan di AS yang melakukan pengembang teknologi ini, mereka menyebutkan kereta jenis baru ini menggunakan teknologi ramah lingkungan. Kereta ini memakai tenaga matahari untuk mengolah hidrogen yang menjadi tenaga pendorong.

Idenya adalah membangun kereta peluru dengan energi hijau. Pertama, panel surya dipasang di sepanjang rel. Energi yang dikumpulkan panel surya kemudian dipakai untuk melakukan elektrolisis. Hasilnya adalah energi hidrogen dan air. Hidrogen akan menjadi bahan bakar kereta, dan airnya digunakan untuk penghijauan.

Projek bernama Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH) ini menghasilkan energi yang mandiri dari panel surya yang diubah menjadi energi hidrogen. Namun untuk keperluan operasional, kereta ini hanya memerlukan 10 persen dari energi yang dihasilkan, sehingga surplus energi tersebut bisa dijual. Rencananya, 80 persen energi yang dihasilkan oleh kereta ini akan dijual ke PLN. Energi hidrogen dihasilkan dari panel surya yang dipasang di rel kereta sepanjang 357 kilometer ini.

Rel kereta canggih ini pun akan memakai tiang penyangga. Tiang ini dalam konsepnya juga didesain untuk berperan sebagai tiang listrik dan saluran air bersih.

Kereta ini rencananya akan berbentuk kapsul, bisa untuk membawa orang, mobil ataupun barang.

Kok begitu??
Yang digandeng melalui sebuah konsorsium untuk mewujudkan mimpi ini adalah pengembang kereta berbahan bakar hidrogen, Interstate Traveler dari Detroit, AS. Interstate bahkan belum membangun satu kereta pun di negeri asalnya.

Kereta hidrogen milik Interstate baru sekadar gambar dan animasi 3D yang dipasang di situs resminya. Kereta canggih ini dikembangkan oleh Justin Sutton yang mendirikan Interstate.
Canggih memang, namun sekali lagi belum ada kereta hidrogen sungguhan yang dibuat oleh Interstate. Di AS, kereta ini rencananya akan dibangun di negara bagian Michigan, tempat Interstate berada. Namun sejak 2003, Interstate dan pemerintah negara bagian Michigan masih melakukan penjajakan dan upaya memuluskan pembangunannya lewat perundang-undangan. (www.detiknews.com, 8 Januari 2010)

***

Muncul banyak pro-kontra atas megaproyek ini, termasuk banyak yang ragu. Karena, tentulah kita tahu bersama, masih banyak yang harus dibenahi di negri ini, khususnya dalam hal ini bidang transportasi. Apalagi kontraktor yang digandeng belum pernah mewujudkan secara real teknologi ini, baru sekedar konsep saja (mana yang benar menurut kamu, Indonesia jadi kelinci percobaan atau Indonesia dapat sebuah penghargaan?).
Tapi, sisi lainnya adalah jika proyek ini mampu berhasil diwujudkan, maka Indonesia adalah Negara pertama yang akan menjadi pemilik pertama kereta hidrogen di dunia.
Yang perlu diingat adalah setiap teknologi yang diaplikasikan atau dibangun di atas bumi pertiwi, harus bertujuan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia. Jadi perlu diwaspadai, permasalahan – permasalahan klasik pembangunan infrastruktur yang justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat, seperti penyakit korupsi yang menjamur, penggusuran lahan dengan ganti rugi yang merugikan (namanya juga ganti rugi, biar diganti, tetap aja rugi) yang menyebabkan banyak orang yang kehilangan tempat tinggalnya dan masih banyak permasalahan lainnya.
“Teknologi membangun negri!!!”

http://www.indonesiatekno.wordpress.com

Oh ya, ada lomba yang seru banget  lho …. Lihat juga Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC


Actions

Information

7 responses

8 01 2010
aveliansyah

kereeennn…
ditunggu tulisan bewrikutnya mas riza

8 01 2010
indonesiatekno

Kalau mau nyumbang tulisan juga boleh Pak. Nama penulis akan disertakan.

8 01 2010
indonesia 2025

IMPOSSIBLE

20 01 2010
Bakrie

keren juga yah….!!!

17 02 2010
alisyah

Indonesia ini asyik ngebangun wae, tapi pemeliharaan lemah. SDM Indonesia yang kompeten untuk kerete ini pasti gak masuk pertimbangan.

27 02 2010
iip albanjary

mari kita tnggu gmn hasilnya

16 05 2010
ciluk

kalo proyek awalnya di kira mahal,apalagi di jaman anti korupsiorang saling curiga,ya macet poryek2,sedangkan proyek2 penelitian amerika yg dananya berlimpah saja,banyak gagal,namanya juga coba salah,kalo dikita dengan kondisi politik berantas korupsi,proyek yg dikira mahal,bisa2 terbengkalai. apalagi dengan modal2 pas2 san atau malah kurang,sedangkan penelitian bisa salah,gagal. dana proyek di curigai terus,padahal yg di curigai pun belum tentu cukup dananya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: