Potret Kampus di atas Awan

28 02 2010

Negri diatas awan, adalah sebuah istilah untuk menggambarkan sebuah khayalan, yang tentunya jauh dari ketidak sempurnaan.  Artikel “Potret Kampus diatas awan” yang disertakan dalam Lomba Blog UII yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia ini bukan bermaksud untuk mengatakan bahwa perguruan tinggi idaman adalah sebuah khayalan belaka dan tidak mungkin tercapai, namun bertujuan untuk memotivasi dan menjadi impian yang semoga bisa menginspirasi berbagai pihak untuk mewujudkan perguruan tinggi idaman. Baca Lanjutan…





Bonus uang jika berani berhenti merokok!!!

22 02 2010

Mau dapet duit? silahkan hentikan kebiasaan merokok.

Kalau di Jakarte, orang merokok sembarangan didenda jutaan rupiah, itu juga ga jalan… Nah, mungkin cara ini bisa mengurangi kebiasaan merokok di masayrakat.

HELSINKI–Jika Indonesia menerapkan berbagai sanksi untuk membatasi para perokok, lain halnya dengan yang terjadi di Finlandia. Para pegawai di negara itu, justru diberi imbalan berupa bonus uang atau insentif untuk penggantian biaya terapi nikotin untuk usaha mereka berhenti merokok. Baca Lanjutan…





Anak SMA bisa membuat mobil

16 02 2010

Sebuah tim pelajar SLTA di kota Aghader, Maroko, berhasil menciptakan sekaligus memproduksi mobil ekonomis sekaligus ramah lingkungan. Kreasi para pelajar SLTA Maroko ini bisa jadi yang pertamakali di negara Arab.

Surat kabar Al-Ahdath (14/2) yang terbit di Maroko melansir, tim pelajar sekolah tehnik negeri ‘Cassablanca’ itu berhasil menciptakan mobil yang mampu beroperqasi sejauh 100 KM dengan bahan bakar cukup 1 liter bensin saja. Baca Lanjutan…





Robot Astronot

16 02 2010

Bekerja sebagai astronot di ruang angkasa tidaklah mudah. Lingkungan yang jauh berbeda kadang menyulitkan mereka untuk bisa beradaptasi. Mungkin akan sangat membantu sekali kalau para astronot memiliki asisten yang dapat bekerja keras tapi asisten selain dari manusia yaitu robot.

Para ahli di badan antariksa Amerika, kini tengah bekerjasama dengan para ilmuwan dari General Motors, mengumumkan pengembangan Robonauts, robot penolong yang sangat cocok membantu para astronot yang bekerja di stasiun luar angkasa. Prototipe robot baru ini cocok untuk berbagai tugas berat, yang masih sulit untuk dilakukan oleh manusia. Robot ini dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sulit dan rumit di ruang angkasa, seperti memperbaiki teleskop, atau membuat perbaikan di International Space Station (ISS). Mesin-mesin itu dirancang khusus sehingga mereka dapat melaksanakan tugas-tugas yang membutuhkan keterampilan dan kekuatan.

Robonaut 2 adalah versi baru dan lebih baik dari generasi pertamanya. Robot ini dikembangkan oleh NASA dan US Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) lebih dari satu dekade yang lalu. Tapi versi terbaru jauh lebih kuat, lebih tepat, dan jauh lebih terampil daripada model sebelumnya. Ron Diftler mengungkapkan bahwa insinyur dari Houston, Texas-based Oceaneering Space Systems juga terlibat dalam pekerjaan ini.

Salah satu hal yang benar-benar menonjol mengenai mesin-mesin baru adalah kenyataan bahwa mereka memiliki empat sendi ibu jari, prototipe yang dulu cuma memiliki tiga jari saja, yang berarti bahwa prototipe baru dapat lebih terampil dan tepat dalam bekerja. “Ibu jari jelas berperan penting, membuat kita menjadi spesies dominan di planet ini. Selain itu lebih fleksibel jika menggunakan sarung tangan di ruang angkasa.” kata ilmuwan NASA. Selain itu, juga dapat mengangkat beban yang melebihi dari 10 kilogram serta bergerak pada kecepatan 4,5 mil per jam.

“Kami memasukkan lebih banyak sensor baik pada lengan dan jaringannya, sehingga jika terjadi kontak dengan astronot secara tak terduga, bisa dihentikan pada saat yang sama,” kata Diftler. Dia menambahkan bahwa hal ini dilakukan dalam rangka untuk membuat robot aman untuk interaksi dengan manusia. Mesin itu juga dilapisi kain lembut, yang tujuan utamanya adalah untuk bantalan dan untuk mencegah rusaknya kostum ruang angkasa. Beberapa misi utama yang R2 akan perlu lakukan adalah untuk dapat mengubah selimut termal pada objek di ruang angkasa dan juga membawa alat-alat di sekitarnya. Pada titik ini, tugas-tugas ini sangat rumit untuk dilakukan para astronot serta menghabiskan waktu yang cukup lama. (beritateknologi.com/ humasristek)





Motivasi : Ikan kecil & Air

15 02 2010

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang – bincang di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya, “Lihatlah anakku, air begitu penting dalam keidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”

Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan itu bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hai tahukah kamu dimana air? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air, kehidupan akan mati.”

Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman. Kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa. “Dimanakah air?”

Baca Lanjutan…





Bangga Indonesia

7 02 2010

Artikel untuk mengikuti Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

Bangga Indonesia

Biar saja ku tak sehebat Matahari, tapi slalu ku coba tuk menghangatkanmu…

Biar saja ku tak setegar batu karang, tapi slalu ku coba tuk melindungimu…

Biar saja ku tak seharum bunga mawar, tapi slalu ku coba tuk mengharumkanmu…

Biar saja ku tak seelok langit sore, tapi slalu ku coba tuk mengindahkanmu…

By : Cokelat Baca Lanjutan…





Tugas SP Mikro

2 02 2010

Bagi rekan – rekan yang mengikuti kuliah SP Mikro, dan tidak bisa ikut kuliah pada hari ini, Selasa, 2 Februari. Di informasikan bahwa ada tugas, yaitu

Baca Lanjutan…





Mesin wudhu otomatis

2 02 2010

Kuala Lumpur – Mesin wudhu otomatis ini membantu untuk berhemat air. Diluncurkan dengan sensor otomatis, mesin wudhu ini dibanderol seharga US$ 3 ribu – US$ 4 ribu (Rp 28 juta – Rp 38 juta).

Adalah perusahaan Malaysia, AACE Technologies yang meluncurkan mesin wudhu itu di Kuala Lumpur, Malaysia seperti dilansir dari Reuters, Senin (1/2/2010).

Mesin itu berwarna hijau dan berornamen. Ada 2 bak di mesin itu, bak untuk cuci tangan di bagian atas dan bak untuk cuci kaki di bawah. Di tiap bak ada keran yang dilengkapi sensor. Air hanya akan keluar jika kaki atau tangan berada di bawah kran itu. Baca Lanjutan…








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.